Ikhtisar:GVD Markets disorot setelah muncul keluhan soal penarikan dana, permintaan deposit tambahan, kantor yang tidak ditemukan, dan dugaan platform klon.

Daftar isiKenapa Proses WD Justru Memicu Pertanyaan?
Penarikan dana atau withdrawal (WD) seharusnya menjadi salah satu tahap paling sederhana setelah trader menyelesaikan aktivitas perdagangan. Namun, sejumlah laporan pengguna GVD Markets yang muncul di Paparan WikiFX justru menggambarkan situasi berbeda.
Ada laporan yang menyebut penarikan dana tidak diproses, sementara laporan lain mengklaim pengguna diminta melakukan deposit tambahan sebelum WD dapat diproses.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena persoalan penarikan menyangkut aspek paling sensitif dalam hubungan antara trader dan broker: akses terhadap dana milik klien.
Salah satu paparan dengan identitas pengguna FX4275582912 menyebut bahwa pihaknya “selalu” diminta melakukan deposit agar proses penarikan dapat berjalan. Paparan tersebut tercatat sebagai belum diverifikasi oleh WikiFX.
Laporan lainnya bahkan menyebut pengguna telah membayar USDT 2.800 dengan alasan pajak, tetapi penarikan tetap belum diproses. Ini merupakan klaim pengguna dalam paparan dan bukan putusan hukum yang membuktikan adanya pelanggaran oleh GVD Markets.
Di sinilah persoalan menjadi semakin serius. Apabila trader memang diminta menyetorkan uang baru sebelum saldo sebelumnya dapat ditarik, calon pengguna tentu perlu mempertanyakan dasar, prosedur, serta ketentuan resmi yang mendasarinya.

Hasil Survey WikiFX: Kantor GVD Markets Tidak Ditemukan
Sumber: https://www.wikifx.com/id/survey/4354228159.html
Bukan hanya persoalan WD yang menjadi sorotan. Transparansi lokasi operasional juga pernah diperiksa secara langsung.
Dalam laporan survei lapangan bertanggal 22 Oktober 2024, tim WikiFX menyebut mendatangi alamat yang dikaitkan dengan GVD Markets di 20 Omirou, Thomaides Group, lantai 1, M2, Limassol, Siprus.
Di gedung tersebut, tim menemukan perusahaan lain pada lantai 1 dan 2, sementara tidak menemukan tanda yang menunjukkan keberadaan GVD Markets.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa tim survei tidak menemukan kantor GVD Markets sesuai alamat yang diperiksa. WikiFX kemudian memberikan label “tidak diverifikasi” dan menampilkan peringatan mengenai lisensi yang dicurigai serta potensi risiko tinggi.
Temuan tersebut patut dibaca secara hati-hati. Tidak ditemukannya kantor pada suatu alamat survei tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa sebuah perusahaan adalah penipuan.
Namun, bagi trader, ketidaksesuaian antara informasi publik dan kondisi lapangan tetap merupakan alasan kuat untuk melakukan verifikasi lebih jauh.
22 Pengaduan GVD Markets: Apa Saja Masalah yang Muncul?
Sumber: https://www.wikifx.com/id/dealer/3938681280.html
Dalam data profil GVD Markets yang dirujuk dalam materi WikiFX, broker ini memperoleh skor 1,36 dan diberi sejumlah penanda risiko, termasuk “Lisensi Peraturan Dicurigai”, “Lingkup Bisnis Mencurigakan”, serta “Potensi risiko tinggi”.
Paparan pengguna yang menjadi bagian dari referensi artikel ini memperlihatkan beberapa pola keluhan.
Pertama, persoalan penarikan dana. Salah satu laporan secara langsung mempertanyakan mengapa WD di GVD Markets tidak diproses.
Kedua, muncul klaim mengenai permintaan deposit tambahan. Pengguna lain menyebut dirinya terus diminta melakukan deposit supaya penarikan dapat diproses.
Ketiga, terdapat laporan mengenai pembayaran yang disebut sebagai pajak sebelum WD. Dalam salah satu paparan, pengguna mengklaim telah membayar USDT 2.800, tetapi dana tetap belum dicairkan.
Keempat, terdapat pula keluhan lama mengenai kondisi perdagangan. Salah satu pengguna mengeluhkan spread yang dianggap sangat lebar dan candle yang menurutnya tidak normal pada periode tertentu. Pengguna tersebut bahkan menyarankan trader Indonesia agar lebih berhati-hati.
Rangkaian laporan ini tidak boleh otomatis diperlakukan sebagai bukti bahwa semua tudingan benar. Namun, ketika isu yang berulang berkaitan dengan penarikan dana, deposit tambahan, dan kualitas eksekusi, calon trader memiliki alasan untuk tidak mengabaikannya.

WNI Ikut Terseret dalam Keluhan
Sumber: https://www.wikifx.com/id/exposure/detail/COG20251026013307127649203.html
Paparan WikiFX juga mencatat adanya pengguna yang dikategorikan berasal dari Indonesia. Materi tinjauan WikiFX menyebut sejumlah kasus pengguna Indonesia yang masih menggantung, termasuk pengguna dengan User ID FX4275582912 dan pengguna bernama Entah Chi.
Artinya, persoalan GVD Markets bukan semata isu yang muncul di luar negeri. Trader Indonesia juga menjadi bagian dari komunitas pengguna yang menyampaikan keluhan.
Bagi WNI, persoalan tersebut memiliki dimensi tambahan. Ketika broker menggunakan entitas di luar Indonesia, penyelesaian sengketa dapat menjadi lebih kompleks karena melibatkan hukum dan regulator lintas yurisdiksi.
Karena itu, pernyataan “broker punya lisensi luar negeri” tidak seharusnya langsung diterjemahkan sebagai “dana trader Indonesia pasti aman”.
Siapa Sebenarnya GVD Markets Ltd?
Identitas GVD Markets perlu dipahami secara hati-hati karena merek tersebut berkaitan dengan lebih dari satu entitas.
Situs resmi GVD Markets saat ini menyatakan bahwa domain GVD Markets dioperasikan oleh GVD Markets Capital Ltd, yang disebut berizin dan diregulasi oleh Mwali International Services Authority (MISA) di Union of the Comoros dengan nomor lisensi T2023331.
Dokumen resmi GVD Markets juga menyebut perusahaan tersebut terdaftar di Komoro dengan nomor perusahaan HY00723419.
Di sisi lain, GVD Markets juga mencantumkan entitas afiliasi lain, yaitu GVD Pro Capital Limited di Mauritius, GVD Prime Capital Limited di Seychelles, dan GVD Korimcy Ltd di Siprus. Situs resmi menyatakan bahwa masing-masing entitas mempunyai yurisdiksi serta domain operasional berbeda.
Hal ini penting karena trader jangan sampai mencampuradukkan entitas.
GVD Markets Capital Ltd di Komoro bukan identitas hukum yang sama dengan GVD Korimcy Ltd di Siprus. Sementara itu, GVD Korimcy Ltd memang pernah memiliki lisensi CySEC nomor 411/22.
Bahkan, halaman resmi CySEC saat ini menampilkan nama Harmovest Capital (Cyprus) Ltd (ex GVD Korimcy Ltd) dengan nomor lisensi 411/22.
Dengan demikian, status regulasi harus diperiksa berdasarkan entitas yang benar-benar memegang rekening trader, bukan hanya berdasarkan nama merek GVD Markets.
Regulasi Komoro: Legalitas Ada, Tetapi Perlindungan Perlu Dibaca Detail
GVD Markets Capital Ltd secara resmi mengklaim berada di bawah MISA di Komoro dengan lisensi T2023331.
Keberadaan lisensi merupakan informasi penting, tetapi lisensi offshore tidak otomatis berarti tingkat perlindungan investor sama dengan yurisdiksi finansial besar.
Dalam praktiknya, trader perlu melihat siapa regulator entitas yang menerima dana, apa cakupan izinnya, bagaimana mekanisme pengaduan, serta hukum apa yang berlaku terhadap perjanjian klien.
Situasi menjadi lebih kompleks karena GVD Markets menggunakan struktur beberapa entitas. Situs resminya sendiri menyatakan bahwa GVD Markets Capital Ltd di Komoro mengoperasikan domain GVDMarkets.com, sedangkan GVD Korimcy Ltd disebut beroperasi melalui GVDMarkets.eu.
Jadi, hanya melihat logo, nama merek, atau klaim “regulated” belum cukup.
Ancaman Lain: Platform Klon Mengatasnamakan GVD Markets
Sumber: https://www.wikifx.com/id/newsdetail/202504162594522815.html
Ada fakta penting yang justru perlu dipisahkan dari keluhan terhadap broker asli.
Pada April 2025, WikiFX melaporkan adanya dua situs yang disebut meniru merek GVD Markets. Kedua domain yang disebut adalah gvd-markets.com dan gvdmarketsltd.com. Menurut laporan tersebut, situs-situs tersebut menggunakan nama dan logo GVD Markets untuk menarik pengguna agar melakukan deposit.
Laporan itu menyebut bahwa platform tiruan tersebut juga mengenakan biaya penarikan tinggi dan menyebabkan kerugian bagi pengguna yang tertipu. GVD Markets kemudian disebut telah memperingatkan klien agar berhati-hati terhadap situs yang menyamar sebagai perusahaan.
Ini merupakan pembeda yang sangat penting.
Jika seorang trader mengalami masalah melalui website palsu, kejadian tersebut tidak boleh otomatis dianggap sebagai tindakan GVD Markets asli.
Sebaliknya, trader yang merasa dirugikan harus terlebih dahulu memastikan domain, entitas penerima dana, rekening pembayaran, serta identitas pihak yang berkomunikasi dengannya.

GVD Markets Ltd Terindikasi Aman atau Penipuan?
Jawabannya tidak bisa disederhanakan menjadi satu kata.
Di satu sisi, GVD Markets Capital Ltd secara resmi mengklaim memiliki regulasi MISA di Komoro. Situs resminya juga mencantumkan sejumlah entitas afiliasi dengan regulator berbeda.
Di sisi lain, terdapat beberapa faktor yang layak menjadi perhatian: hasil survei WikiFX yang menyatakan kantor tidak ditemukan pada alamat yang diperiksa, skor WikiFX 1,36 dengan sejumlah indikator risiko, serta sejumlah paparan pengguna mengenai penarikan dana dan permintaan pembayaran tambahan.
Karena itu, lebih tepat menyebut GVD Markets sebagai broker yang memiliki sejumlah tanda risiko dan kontroversi yang perlu diverifikasi, bukan menyatakan secara definitif bahwa GVD Markets adalah penipuan tanpa putusan atau bukti hukum yang memadai.
Khusus bagi trader Indonesia, isu paling penting bukan sekadar “punya lisensi atau tidak”, tetapi entitas mana yang melayani akun, regulator mana yang mengawasinya, ke mana dana dikirim, dan bagaimana mekanisme WD berlaku.
Cara Membaca Red Flag Broker Forex Nakal
Ada beberapa tanda yang layak mendapat perhatian ekstra.
1) Pertama, permintaan deposit tambahan untuk WD. Jika seorang trader diminta mengirim uang baru sebelum dana dapat dicairkan, jangan langsung mengirim pembayaran berikutnya. Minta dasar tertulis, ketentuan kontrak, serta rincian biaya resmi.
2) Kedua, pembayaran “pajak” melalui broker. Klaim pajak perlu diverifikasi secara independen. Jangan menganggap permintaan pembayaran melalui akun pribadi, rekening tertentu, atau aset kripto sebagai kewajiban pajak yang sah hanya karena disampaikan oleh customer service.
3) Ketiga, perubahan domain. Keberadaan situs klon yang dilaporkan WikiFX menunjukkan bahwa trader perlu memeriksa alamat website secara teliti.
4) Keempat, identitas entitas. GVD Markets Capital Ltd, GVD Korimcy Ltd, GVD Pro Capital Limited, dan GVD Prime Capital Limited bukan nama yang boleh dipertukarkan begitu saja. Masing-masing mempunyai informasi regulator dan yurisdiksi sendiri.
5) Kelima, jejak keluhan. Keluhan individual tidak otomatis membuktikan kesalahan broker, tetapi pola keluhan yang sama—terutama terkait WD—layak dijadikan sinyal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
FAQ GVD Markets
1) Apakah GVD Markets memiliki regulasi?
Menurut situs resminya, GVD Markets Capital Ltd menyatakan memiliki otorisasi MISA di Union of the Comoros dengan lisensi T2023331.
2) Apakah GVD Markets sama dengan GVD Korimcy Ltd?
Tidak persis. GVD Markets menjelaskan bahwa GVD Korimcy Ltd merupakan entitas afiliasi yang sebelumnya beroperasi di bawah regulasi CySEC, sedangkan domain GVDMarkets.com dioperasikan oleh GVD Markets Capital Ltd.
3) Benarkah ada laporan trader kesulitan WD?
Ada paparan pengguna di WikiFX yang mengklaim penarikan tidak diproses, termasuk laporan mengenai permintaan deposit tambahan dan pembayaran USDT 2.800 sebelum WD.
4) Apakah GVD Markets pernah diperiksa secara langsung?
WikiFX melaporkan survei lapangan di Siprus pada Oktober 2024 dan menyatakan tidak menemukan kantor GVD Markets pada alamat yang diperiksa.
5) Apakah ada broker atau website palsu yang mengatasnamakan GVD Markets?
Ya. WikiFX pada 2025 melaporkan dua website yang disebut meniru GVD Markets, yaitu gvd-markets.com dan gvdmarketsltd.com.
Kesimpulan: Jangan Tambah Deposit Hanya Karena Dijanjikan WD
Kasus GVD Markets memperlihatkan mengapa proses withdrawal harus menjadi bagian penting dalam penilaian broker.
Ketika muncul laporan bahwa pengguna diminta melakukan deposit tambahan sebelum WD, kemudian terdapat pula klaim pembayaran pajak tetapi dana belum dicairkan, kewaspadaan menjadi sangat penting.
Pada saat yang sama, hasil survei WikiFX mengenai kantor yang tidak ditemukan dan adanya laporan situs klon membuat persoalan identitas serta transparansi semakin penting untuk diperiksa.
Namun, semua tudingan pengguna tetap harus diperlakukan sebagai klaim atau laporan, bukan sebagai vonis bahwa broker telah melakukan penipuan.
Bagi trader Indonesia yang sedang mempertimbangkan GVD Markets, pertanyaan paling penting justru sederhana: Siapa entitas yang memegang dana saya? Di bawah regulator mana entitas tersebut beroperasi? Apa dasar permintaan deposit tambahan? Dan apakah prosedur WD tercantum secara jelas dalam perjanjian?
Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak jelas, keputusan untuk menambah deposit sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru.