简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Harga Emas & Bitcoin Melonjak, Minyak Naik 6,5%, Wall Street Menguat Jelang Laporan Nvidia
Ikhtisar:Tinjauan PasarPasar global pada Senin melanjutkan tren yang terbentuk sepanjang pekan lalu.Harga logam mulia kembali menanjak. Emas COMEX naik 2,39% menjadi US$4.624,1, dengan kenaikan mingguan sekita
Tinjauan Pasar
Pasar global pada Senin melanjutkan tren yang terbentuk sepanjang pekan lalu.
Harga logam mulia kembali menanjak. Emas COMEX naik 2,39% menjadi US$4.624,1, dengan kenaikan mingguan sekitar 5,6%. Sementara itu, perak menguat 2,12% menjadi US$69,47, sehingga mencatat kenaikan sekitar 6,9% dalam sepekan. Logam mulia tetap mampu menguat meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor panjang turut bergerak naik. Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, kembali secara terbuka menyarankan investor untuk mengurangi kepemilikan obligasi dan beralih ke emas serta Bitcoin.
Pasar kripto menunjukkan penguatan signifikan. Bitcoin sempat mendekati level psikologis US$80.000, dengan kenaikan lebih dari 20% dalam sepekan, sekaligus mencatat performa mingguan terbaik dalam tiga tahun terakhir. Ethereum bahkan melonjak lebih dari 30% sepanjang pekan.
Harga minyak juga melanjutkan reli. WTI diperdagangkan di US$87,06 per barel, sedangkan Brent berada di US$94,39 per barel. Keduanya membukukan kenaikan mingguan lebih dari 6,5%, seiring meningkatnya risiko geopolitik setelah Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz.
Wall Street ditutup menguat secara luas pada Jumat. Dow Jones naik 0,98% menjadi 53.277, sementara saham Tesla melonjak lebih dari 5%. Di sisi lain, Nvidia telah melemah selama enam sesi berturut-turut dan dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada Rabu pekan ini.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor panjang kembali meningkat, dengan yield Treasury AS 10 tahun naik menjadi 4,73%. Departemen Keuangan AS juga memperluas program pembelian kembali obligasi berjangka panjang.
Dari sisi ekonomi, PMI AS bulan Agustus naik menjadi 56,0, level tertinggi dalam lebih dari empat tahun.
Fokus Pasar● Laporan Keuangan Nvidia dan Belanja Modal AI
Setelah melemah selama enam sesi berturut-turut dan mencatat penurunan kumulatif 4,6% sepanjang pekan lalu, Nvidia akan merilis laporan keuangannya pada Rabu pekan ini. Laporan tersebut dipandang sebagai salah satu indikator utama untuk mengukur keberlanjutan narasi pertumbuhan AI di pasar.
Investor akan mencermati pertumbuhan pendapatan segmen data center, kemampuan perusahaan mempertahankan pricing power di tengah rencana kenaikan harga server kelas atas sebesar 15% pada tahun depan, serta proyeksi manajemen terhadap permintaan kapasitas komputasi pada semester kedua tahun ini.
Hasil yang jauh melampaui ataupun berada di bawah ekspektasi pasar berpotensi memengaruhi pergerakan saham-saham teknologi berkapitalisasi besar sekaligus menentukan arah sentimen risiko secara keseluruhan.
● Premi Risiko Geopolitik di Selat Hormuz
Harga minyak telah melonjak lebih dari 6,5% dalam sepekan, setelah Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz dan menghentikan ekspor minyak melalui Teluk Persia apabila negara tersebut menghadapi tekanan dalam bentuk perang ekonomi.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak mentah terpenting di dunia. Apabila ketegangan meningkat, kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dapat dengan cepat tercermin pada harga minyak dan ekspektasi inflasi global.
Situasi tersebut semakin kompleks dengan konflik tarif antara Amerika Serikat dan Kanada yang baru mulai berlaku, sehingga meningkatkan ketidakpastian mengenai arah inflasi pada semester kedua tahun ini.
Hal-Hal Utama yang Perlu Diperhatikan
Laporan keuangan kuartalan Nvidia pada Rabu, terutama panduan perusahaan terkait belanja modal dan permintaan infrastruktur AI.
Ancaman Iran terhadap Selat Hormuz serta perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.
Pergerakan yield obligasi pemerintah AS tenor panjang dan efektivitas perluasan program pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS.
Eskalasi perang tarif AS–Kanada, dengan tarif balasan Kanada dijadwalkan mulai berlaku pada 8 September.
Rilis laporan keuangan PDD Holdings, Sinopec, dan XPeng Motors.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










