简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Dolar AS Melandai di Tengah Prospek Damai Geopolitik dan Laporan Penurunan Inflasi Inti
Ikhtisar:Pasar mata uang Asia bergerak bervariasi dengan nilai tukar dolar AS yang sedikit melemah di tengah meredanya ketegangan geopolitik terkait prospek kesepakatan damai AS-Iran. Di sisi lain, pelaku pasar memanfaatkan data inflasi produsen AS untuk menyesuaikan kembali ekspektasi kebijakan suku bunga dasar Federal Reserve.

Pergerakan mata uang Asia terpantau bervariasi sementara nilai tukar dolar AS mengalami sedikit pelemahan. Penurunan ini didorong oleh membaiknya selera risiko para pelaku pasar menyusul prospek kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Harapan akan meredanya ketegangan di kawasan ini juga menekan harga minyak dunia ke titik terendah dalam dua bulan terakhir, meskipun para pejabat Iran menyatakan belum ada keputusan akhir mengenai kesepakatan tersebut.
Di pasar regional, rupee India memimpin penguatan mata uang utama Asia sejalan dengan sentimen positif yang menggeliat. Di saat bersamaan, posisi yen Jepang tetap bertahan sedikit di atas level kritis 160 per dolar AS.
Nilai tersebut merupakan ambang batas yang sebelumnya sempat memicu intervensi otoritas, membuat pelaku pasar bersikap waspada sembari menantikan pertemuan kebijakan Bank of Japan pekan depan yang diprediksi berujung pada kenaikan suku bunga tingkat tinggi dalam beberapa dekade.
Dari sisi Amerika Serikat, sentimen pasar turut dibentuk oleh rilis terkini pada indikator tekanan inflasi produsen di bulan Mei. Membengkaknya angka utama lebih dari perkiraan didorong oleh lonjakan sementara pada komponen energi.
Namun, secara mendasar tekanan pada produsen inti terlihat lebih sejuk dan lambat ketimbang prakiraan awal. Rincian laporan tersebut lantas meredakan kekhawatiran atas wacana Federal Reserve untuk kembali menaikkan suku bunga lebih cepat, lalu menggeser spekulasi arah pengetatan moneter ke periode bulan-bulan jelang tutup tahun.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
