简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Yield 30Y AS Tertinggi 16 Tahun, Wall Street Melemah Lagi
Ikhtisar:Tinjauan PasarYield obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun mendekati 5,20%, menembus level tertinggi sejak 2007. Aksi jual di pasar obligasi jangka panjang kembali menekan pasar saham AS hingga mencata
Tinjauan Pasar
Yield obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun mendekati 5,20%, menembus level tertinggi sejak 2007. Aksi jual di pasar obligasi jangka panjang kembali menekan pasar saham AS hingga mencatat pelemahan tiga sesi berturut-turut. Di sisi lain, logam mulia terus terkoreksi tajam, dengan perak anjlok 2,9% dalam sehari. Sementara itu, AS dan China resmi memulai dialog antar pemerintah terkait AI, Google merilis Gemini Omni dalam ajang I/O, dan dua raksasa industri memori China bersiap IPO, memperpanjang optimisme siklus industri teknologi hingga 2027.
■ Yield US Treasury 30 Tahun Tembus 5,18%, Tertinggi dalam 16 Tahun
Yield obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun mendekati 5,20%, level tertinggi sejak 2007. Sebanyak 62% responden pasar bahkan memperkirakan yield dapat menembus 6% sebelum akhir tahun, tertinggi sejak akhir 1999. CTA, manajer aset, hingga investor Jepang serentak menarik posisi dari pasar obligasi, memicu tekanan besar pada kubu bullish obligasi AS. Potensi intervensi valuta asing Jepang diperkirakan bisa mencapai USD100 miliar, dengan implikasi tekanan jual obligasi AS sebesar USD40-50 miliar. Di saat yang sama, posisi overweight saham AS melonjak ke rekor 50%, mendekati sinyal jual dari survei fund manager Bank of America.
■ Harga Aluminium Bersiap Memasuki Supercycle Terkuat dalam 50 Tahun
Konflik Timur Tengah menyebabkan lebih dari 3 juta ton kapasitas produksi aluminium berhenti permanen, sementara stok aluminium global jatuh ke level terendah dalam 55 tahun. Citigroup dan JPMorgan memperkirakan harga aluminium dapat menembus USD4.000 dalam tiga bulan ke depan. Permintaan dari kendaraan listrik dan sektor penyimpanan energi surya meningkat tajam, dengan penetrasi kendaraan energi baru global melampaui 60%, memperlebar defisit pasokan aluminium menjadi 2 juta ton. NATO juga dikabarkan mempertimbangkan pengawalan di Selat Hormuz. Jika jalur pelayaran belum pulih sebelum Juli, perlindungan terhadap kapal dagang kemungkinan akan dilakukan.
Sorotan Pasar
● Malam Laporan Keuangan NVIDIA
NVIDIA dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartalan terbaru pada Rabu pekan ini. Pasar opsi menunjukkan sentimen bullish ekstrem, dengan fokus utama pada panduan Juli dan permintaan komputasi AI. Di tengah dimulainya dialog AI AS-China, peluncuran Google I/O, serta Alibaba Cloud Summit yang berlangsung di minggu yang sama, sektor AI berpotensi memasuki fase penentuan arah baru.
● Badai Pasar Obligasi Global
Yield US Treasury 30 tahun menembus 5,18%, tertinggi dalam 16 tahun, sementara obligasi Jepang tenor 30 tahun juga melampaui 5%, menandai restrukturisasi besar dalam mekanisme penetapan harga obligasi global. Kombinasi potensi intervensi Jepang, aksi keluar CTA, dan sinyal jual akibat posisi overweight saham AS menciptakan tekanan besar terhadap sentimen risiko pasar. Risalah rapat The Fed, LPR China, dan data CPI pekan ini diperkirakan menjadi penentu arah risk appetite berikutnya.
Fokus Utama Hari Ini (GMT+8)
Hari ini: Pengumuman suku bunga LPR China
Hari ini: Malam laporan keuangan Q1 NVIDIA, pasar opsi sangat bullish
Hari ini: Rilis risalah rapat kebijakan moneter The Fed
Hari ini: Data CPI April Zona Euro dan Inggris
Pekan ini: Data persediaan minyak mentah EIA AS
20 Mei: Alibaba Cloud Summit, dikabarkan akan menghadirkan “mitra baru kelas berat”
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

