简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Laporan Manajer Investasi FMS Februari
Ikhtisar:Periode survei FMS Februari berlangsung pada 6–12 Februari dan dipublikasikan pada 17 Februari. Survei ini melibatkan 190 manajer investasi dengan total aset kelolaan (AUM) sebesar USD 512 miliar.Hasi
Periode survei FMS Februari berlangsung pada 6–12 Februari dan dipublikasikan pada 17 Februari. Survei ini melibatkan 190 manajer investasi dengan total aset kelolaan (AUM) sebesar USD 512 miliar.
Hasil FMS Februari menunjukkan bahwa persentase manajer yang menilai belanja modal (CAPEX) AI perusahaan telah memasuki fase overheating meningkat dari 26% pada bulan sebelumnya menjadi 35%, mencetak rekor tertinggi baru. Hal ini mencerminkan kekhawatiran manajer long-only di sisi buyside Wall Street terhadap lonjakan CAPEX perusahaan CSP yang berpotensi menekan arus kas bebas (FCF). Kekhawatiran tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membatasi ekspansi valuasi saham saat ini.

(Gambar 1: Manajer FMS menilai AI sudah terlalu panas; Sumber: BofA)
Di sisi lain, tingkat kas manajer FMS tetap berada di level historis rendah. Rasio kas naik tipis dari 3,2% pada Januari menjadi 3,4% pada Februari, namun tetap berada pada level yang sangat rendah terhadap total AUM portofolio.

(Gambar 2: Rasio kas manajer FMS sebesar 3,4%; Sumber: BofA)
Perubahan posisi bulanan (MoM) Februari menunjukkan pengurangan signifikan pada saham teknologi, sementara alokasi ke sektor energi dan komoditas meningkat.

(Gambar 3: Perubahan posisi MoM manajer FMS; Sumber: BofA)
Tingkat kepadatan posisi pada saham Magnificent 7 (M7) turun menjadi 20%. Namun, emas tetap menjadi perdagangan paling padat, dengan 50% manajer menyebut emas sebagai posisi paling crowded saat ini.

(Gambar 4: Emas tetap menjadi perdagangan paling padat; Sumber: BofA)
Terkait prospek ekonomi global 12 bulan ke depan, 6% manajer masih memperkirakan hard landing, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Proporsi yang memperkirakan soft landing turun dari 44% menjadi 40%, sementara yang memproyeksikan skenario “no landing” meningkat menjadi 52%, melampaui separuh responden.
Mayoritas manajer yang memperkirakan “no landing” meyakini pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan laba korporasi akan meningkat secara simultan. Proporsi manajer yang memprediksi pertumbuhan laba korporasi dua digit melonjak dari 10% pada Januari menjadi 24%.

(Gambar 5: FMS tetap optimis terhadap prospek ekonomi global; Sumber: BofA)
Pada Januari, Presiden AS Donald Trump secara resmi mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya. Survei FMS Februari menunjukkan 38% manajer memperkirakan bahwa di bawah kepemimpinan Warsh, imbal hasil obligasi AS akan tetap tinggi, sementara dolar AS cenderung melemah.

(Gambar 6: Imbal hasil obligasi tetap tinggi, dolar AS melemah; Sumber: BofA)
Di tengah ekspektasi dolar yang lebih lemah, manajer FMS meningkatkan alokasi pada saham emerging markets (EM). Perlu dicatat bahwa reli pasar Asia saat ini turut didorong oleh arus dana panas (hot money), bukan sepenuhnya oleh fundamental yang kuat.

(Gambar 7: Manajer FMS meningkatkan eksposur ke saham emerging markets; Sumber: BofA)
Analisis Teknikal Emas

Harga emas kembali bergerak di atas level 5091, memperkuat dominasi jangka pendek pihak bullish. Area tekanan dan dukungan mengalami pertukaran peran (role reversal), sehingga level 5091 kini menjadi support utama yang perlu diperhatikan sebagai potensi area akumulasi setelah koreksi.
Setelah terjadi breakout, Bollinger Bands mulai melebar ke atas. Secara teknikal, perhatian diarahkan pada garis tengah Bollinger Bands sebagai area support dinamis. Jika harga melakukan pullback dan bertahan di atas mid-band, maka peluang pembukaan posisi long menjadi valid. Disarankan untuk menghindari bias bearish pada fase ini.
Indikator MACD menunjukkan histogram bertahan di atas garis nol dan terus melebar, mencerminkan momentum beli yang kuat.
Rekomendasi stop loss: USD 40
Support: 5091
Resistance: 5450
Peringatan Risiko: Pandangan, analisis, penelitian, harga, atau informasi lainnya di atas hanya merupakan komentar pasar umum dan tidak mewakili posisi resmi platform ini. Setiap pembaca bertanggung jawab penuh atas keputusan investasinya sendiri. Harap melakukan transaksi dengan bijak dan mempertimbangkan risiko secara matang.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
